Mau jadi pengusaha yang enak itu menjadi cita-cita setiap laki laki. Kenapa laki-laki, kan yang bertanggung jawab terhadap ekonomi rumah tangga laki laki, jadi laki laki yang bekerja mencari uang. Cari uang kerja di orang, di pabrik, atau di kantor, mungkin saja hasilnya besar, tapi tidak semua merasa sreg, karena kebanyakan bukan betah tapi butuh kata mereka.
Kalau memang ingin jadi pengusaha, dari sejak awal harus belajar dan fokus. Misal ingin membudidayakan burung puyuh. Atau bisa juga ada beberapa jenis budidaya yang dipelajari, asal ada keterkaitan antara satu sama lainnya yang saling bergantungan.
Anda mungkin saja sudah pernah belajar bagaimana menanam sayuran, menanam cabe, tomat, terong, memelihara ikan lele, ikan gurame, ikan nila dlsb. Kemudian belajar budidaya burung puyuh karena ternyata anda mengalani kesulitan atau merasa repot dalam hal menyediakan pupuk kompos untuk pemupukan tanaman, pemupukan kolam dan sebagainya. Semua itu butuh pengetahuan yang lama.
Memelihara burung puyuh juga belajarnya lama, kalau mau jadi pengusaha, maka yang dipelajari adalah mulai dari penetasan telor, karena kalau memelihara dari yang besar, selain harganya mahal ilmunya gak akan lengkap. Dalam tahapan pelajaran dari mulai penetasan sampai burung bertelor, dan pemilahan indukan perlu waktu yang lama, katakanlah 1/2 tahun itu baru 50% ilmunya, itupun kalau anda cerdas. Kalau kurang cerdas, maka anda sebenernya sedang mengulang dan perlu satu semester ganjil lagi alias tahun depan, karena pada semester genap itu berbeda iklim dengan semester ganjil. Sama seperti kuliah ya, he he he. Pelajarannya minimal 2 semester kurang dari itu anda belum bisa dikatakan paham dalam memelihara burung puyuh.
Dari cara menetaskan mungkin anda bisa beli mesin penetas, tapi pada saatnya nanti anda harus bisa bikin sendiri mesin tetas, karena jika pengusaha mau besar maka mesin tetasnya harus banyak, kalau semuanya harus beli wah itu jadi mahal. Setelah anda bisa menetaskan dengan tingkat keberhasilan 70% anda apalagi dengan mesin tetas buatan sendiri, maka anda sudah paham dengan penetasan telor. Setelah itu anda harus bisa memelihara anak puyuh dengan tingkat kematian paling tinggi 10%, kalau belum tercapi berarti anda belum paham dan belajarlah terus.
Setelah burung dipelihara untuk pembesaran dan petelor, maka anda harus punya kandang puyuh dengan ukuran yang sesuai semua bisa disearch di Internet. Tapi anda tidak akan paham kalau belum memelihara sendiri burung puyuh. Anda harus mempelajari berbagai tipe kandang untuk burung kecil, burung petelor dan burung untuk indukan. Anda belajar membedakan mana burung jantan dan betina. Ini butuh waktu yang lumayan lama, tapi kalau anda menyukai maka tidak akan terasa.
Burung butuh penerangan nah anda harus coba apa cukup penerangan biasa, atau harus terang sekali, kalau yang ini jelas sudah ada di Internet dan jika anda pernah membandingkan maka andapun punya pengetahuan lebih untuk ini. Lampu penting karena kalau gak pakai lampu efeknya burung puyuh anda sudah umur 2 bulan tapi belum bertelor. Yang paling penting mengenai makanan, karena ini sangat berpengaruh pada keuntungan budidaya burung puyuh, karena harga makanan bisa mahal dan bisa murah. Kalau ini saya kira semua peternak masih belajar.
Nah apakah sudah cukup ilmunya, ternyata masih banyak yang harus dipelajari dan itu butuh waktu yang lama. Sampai anda benar jadi pengusaha burung puyuh sambil terus belajar. Tidak terasa nanti setelah 3 tahun anda berkutat, anda sudah jadi pengusaha burung puyuh. Selamat mencoba.
Tampilkan postingan dengan label Tips Beternak Burung Puyuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Beternak Burung Puyuh. Tampilkan semua postingan
Jumat, 20 Oktober 2017
Jumat, 10 Juli 2015
Tips Cara Beternak Puyuh
Berikut ini adalah tips tips yang aku kumpulkan dari internet dan menurutku ini lumayan lengkap dan bisa mewakili untuk dijadikan referensi. Aku sendiri sebenernya memelihara puyuh tetapi belum berani menulis tips berdasarkan pengalaman sendiri yang saya rasa masih sangat kurang dan ini saya ambil dari artikel orang yang saya rasa sudah cukup baik.
Yang ini kandang puyuhku, gambarnya kurang bagus dan ada efek matahari pagi jadi agak buram:
Tips memelihara puyuh seperti berikut dibawah:
Yang ini kandang puyuhku, gambarnya kurang bagus dan ada efek matahari pagi jadi agak buram:
Tips memelihara puyuh seperti berikut dibawah:
- Memberi makan dengan makanan yang sesuai, yaitu makanan puyuh petelor dan tidak perlu membatasi jumlah makanan karena kalau puyuh sudah kenyang gak akan makan lagi. Justru kalau kurang makan malah tidak bertelur.
- Kandang yang terlalu gelap dapat mengakibatkan penurunan produktifitas sebab burung puyuh suka dengan cahaya terang. Pengaturan cahaya pada siang dan malam hari sangat penting.
- Hindari adanya suara suara yang mengagetkan karena burung bisa stress dan produksi telur menurun. Juga harus diperhatikan saat membersihkan kandang, membersihkan kotoran jangan sampai membuat burung puyuh merasa stress.
- Memberi vitamin saat ada perubahan iklim dengan dosis yang tepat dapat menjaga kestabilan kesehatan dan produktifitas telur.
- Kebersihan kandang perlu diperhatikan, kandang indukan yang sempit dan pengap akan menyebabkan burung indukan tidak nyaman, karena khawatir kedinginan kadang ada penutup rapat hal ini malah membuat tidak baik. Maka buat ventilasi udara yang cukup sehingga membuat lingkungan yang sehat dan nyaman buat burung.
Langganan:
Postingan (Atom)
Label
Berkebun
Budidaya Gurame
Budidaya Jamur Merang
Budidaya patin
Budidaya Puyuh
Cara dan Gaya
Free Lance
Gurame Soang
hp murah
Ikan Danau
Ikan Hias
Ikan Lele
jualan online
Kolam Terpal
Laptop Murah
membuat bakso
Membuat Kompos
membuat tahu
Menu Masakan
mobil murah
Model Baju Wanita
obat herbal
pakaian wanita
Pakan Ternak
Pemilu
Pestisida
Pupuk Organik Cair
real count
review produk
sabuk
SEO
setelan blog
Tanaman Hidroponik
Tanaman Organik
tas wanita
Telur Gurame
Tips Beternak Burung Puyuh
