Tampilkan postingan dengan label Budidaya Gurame. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budidaya Gurame. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Agustus 2021

Cara membuat Ikan Koki Bertelur

 Ikan koki adalah ikan hias yang biasa hidup sebagai ikan hias di aquarium. Ikan ini sering dibudidaya untuk dijual sebagai ikan hias. Bagaimana cara membuat ikan ini bisa bertelur bisa simak dalam video saya dibawah ini.

Walaupun ikan ini sering dipaksa untuk bertelur dengan metode berbagai cara, tetapi secara alami ikan ini akan bertelur jika menjelang musim hujan. Jika di musim kemarau akan sangat sulit, mungkin bisa dimodifikasi di dalam ruangan ber AC. Tetapi ini sulit karena ikan juga akan mendeteksi perubahan suhu air yang dipengaruhi oleh musim. 

Berikut adalah videonya:

Video sudah dihapus maaf

Oke, terima kasih sudah membaca dan menonton videonya semoga bermanfaat.


Jumat, 24 Oktober 2014

Musim Gurame

Ngomong ngomong soal pelihara gurame, kalau bulan bulan sekarang nih lagi musim kering, tapi sebagian sudah pada mulai musim hujan. Makanya harga telor ikan lagi naik nih, dari yang biasanya harga jual 25 perak sekarang sudah mencapai 50 perak per butir. Karena sebentar lagi musim hujan, sedangkan petani pembesaran bentar lagi mau pada cari bibit ikan gurame, terutama kalau ada yang sudah sebesar 3 atau 4 jari biar ntar bisa dipanen sekitar 5 atau 6 bulan lagi, karena pas banget dengan lebaran. Untuk mencapai 4 jari butuh waktu 3 bulanan kalau makanannya bisa berprotein bisa lah mungkin lebih cepat tapi sangat sulit.

Sebentar lagi pergantian musim, para peternak ikan gurameh mesti waspada karena pada saat pergantian musim banyak penyakit datang. Sekali terkena penyakit bisa fatal akibatnya, karena penyakit gurame akan menular ke seluruh penghuni kolam dan biasanya bisa mematikan seluruh kolam. Nah itu yang perlu diwaspadai, apalagi kalau kolamnya besar besar sekali masuk 20 ribu ekor misalnya ato 25 ribu ekor. Kalau penyakit datang bisa fatal akibatnya, karena yang 25 ribu akan dijual 1000 an per ekornya, kalau mati 25 juta melayang.

Pelihara 25 ribu ekor ntar di jual jadi 25 juta rupiah sangat mudah menghitungnya, tapi teorinya bisa sangat fatal, bisa kehilangan banyak uang, kerugian tenaga, dan yang jelas rugi waktu. Para pemburu benih juga biasanya sekali beli butuh 25 ribu ekor untuk kolam 1 hektar. Dia juga butuh ikan yang sehat dan cepat besar dan nantinya sekali panen ikan gurame 1 hektar dia akan meraup uang sebanyak 600 juta. Sangat cepat ya menghitungnya, matematikanya sih sederhana tapi prakteknya wah bisa bisa stress berat, kalo belon expert.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Gurame Raksasa

Kalau membudidayakan gurame di kolam terpal ada batasan umurnya soalnya ikan gurame itu bisa tahan sampai umur 15 tahun sehingga ukuran ikanpun bisa mencapai ukuran raksasa seperti pada gambar dibawah ini:


Nah kalau sudah sebesar ini kan repot kalau harus dikolam terpal bahkan dikolam semenpun agak susah kalau ukurannya sudah raksasa.

Gurame sebesar itu hanya mungkin ada di sungai atau di kolam biasa yang ukurannya besar sekali. Orang orang punya kalam tanah dengan ukuran hektar, jadi 1 kolam ukurannya 1 hektar, jadi walaupun ada ikan gurame raksasapun masih lega kolamnya.

Sabtu, 14 September 2013

Biaya Pemeliharaan Gurame

Untuk pembibitan gurame sampai dengan ukuran 3 jari memerlukan waktu sekitar 4 bulan, dan ini akan membutuhkan biaya dan waktu pemeliharaan. Pengalaman dari yang telah saya lakukan adalah sebagai berikut.

Saya memelihara gurame dengan jumlah 200 ekor pada kolam ukuran 5 m2 selama 4 bulan bisa mencapai ukuran dengan variasi ukuran silet sampai 3 jari. Memang tidak semua bisa mencapai ukuran 3 jari tetapi sebagian besar sudah bisa mencapai ukuran 3 jari.

Uraian biaya yang saya tampilkan hanyalah biaya makanan, sedangkan biaya biaya lain seperti listrik dan air ataupun tenaga tidak saya hitung, mungkin ini akan sangat berpengaruh jika usaha kita pada skala yang cukup besar. Untuk skala kecil sampai dengan menengah bisa ditangani sendiri dan mungkin bisa lebih diefisienkan kecuali makanan ikan.

Biaya untuk membeli cacing sutra untuk ukuran dari mulai telor sampai ukuran 4 bulan ditambah biaya makanan berupa pelet untuk ikan yang sudah berumur 1 bulan keatas sambil terus diberi cacing sutra setiap 2 minggu sekali membutuhkan biaya rata-rata per ikan adalah Rp. 600. Ikan benih yang dijual bisa dari harga Rp. 1000 untuk ukuran silet dan harga Rp. 3000 untuk yang bisa mencapai ukuran 3 jari.

Jumat, 12 Juli 2013

Penyakit Gurame dan Penangkalnya

Penyakit gurame sangat beragam seperti halnya penyakit manusia, dari jamur, serangan bacteria sampai virus. Dua penyakit terakhir ini yang paling sulit diobati dan biayanya terlalu besar untuk ukuran ikan, jadi mending dimusnahkan. Yang harus diperhatikan adalah jangan sampai terkena penyakit, sekali terkena penyakit yang menular maka musnah sudah harapan 1 kolam ikan.

Buatlah kolam yang banyak dengan ukuran sedang misalnya saja 5 x 5 m dari pada membuat kolam besar 20 x 20 tapi cuma satu.  Jadi cara membuat kolam yang baik adalah ada tempat masuknya air dan keluarnya air yang antar kolam tidak saling berhubungan sehingga jika kolam yang satu terkena penyakit, maka kolam yang lain aman. Gunakan peralatan khusus tiap kolam sehingga tidak meyebarkan dari kolam yang satu ke kolam yang lain. Sebelum kolam dipakai lebih baik di kapur dulu dan dibiarkan beberapa hari supaya penyakit menghilang, sesudah diisi air harus dilihat dulu apakah kolamnya subur dan sudah hilang dari pengaruh kapur. Pemberian zat penyubur kolam diperlukan tapi cuma sedikit hanya sebagai perangsang saja, selanjutnya secara alami kolam yang sudah subur tidak perlu ditambah penyubur lagi apalagi sudah ada ikannya. Isi kolam dengan kepadatan ikan rendah, misalnya 1 m2 untuk 10 ekor. Atau dengan kepadatan menurun seiring dengan umur ikan, mulai dari 1 m2 25 ekor sampai 10 ekor. Beri makanan secukupnya, jangan berlebih, karena sisa makanan akan mendatangkan penyakit.

Rabu, 26 Juni 2013

Memelihara Ikan tidak Gampang

Ternyata memelihara ikan gak gampang, maksudnya gampang itu bisa ditinggal kemana mana, tinggal taruh terus gede sendiri dan kalau besar tinggal jual. Bukannya gak bisa, tapi untuk bisa seperti itu ilmunya gak gampang. Ada yang gampang gak usah ditunggu seperti tinggal taruh di danau air mengalir tapi yang ambil ikan banyak kita yang tanam bisa gak kebagian.

Memelihara ikan dikolam sendiri dalam jumlah besar sehingga bisa menghidupi kita jelas perlu pemikiran yang dalam. Bagaimana supaya ikan itu bisa hidup terus tanpa harus repot memberi makan seperti di danau, tapi ini di kolam kita. Kalau kolam yang besar relatif bisa mengatur sendiri ekosistem di air, tetapi untuk kolam yang gak terlalu besar apalagi kecil, ini jadi repot. Ada gangguan sedikit jadi repot seperti suhu air yang berubah terlalu drastis ikan bisa mati, suhu air terlalu panas (35 derajat) ikan juga bisa mati atau terlalu dingin ikan juga bisa mati. Terlalu banyak hujan ikan juga bisa mati, gak ganti air ikan bisa mati. Hambatan hambatan inilah yang membuat gak gampang memelihara ikan.

Untuk ikan gurame kalau bisa suhu dijaga antara 25 sampai 30 derajat celcius, diluar range itu kondisi ikan bisa terganggu, timbul penyakit, selera makan berubah dan sebagainya. PH air juga harus diperhatikan, dijaga dari 6.5 sampai maksimal 8 diluar range itu ikan bisa mati. Terlalu banyak memberi makanan, makanan jadi membusuk pH air menurun, air jadi bau atau berbusa, penyakit berdatangan dan sebagainya. Air yang terlalu bersih juga bukan berarti membuat ikan sehat, tetapi makanan alami tidak tersedia. Pengaturan kondisi ini di kolam buatan menjadi sulit, kolam yang baik adalah kolam yang kondisinya menyerupai di alam dengan persediaan makanan yang cukup dan air bersirkulasi dengan tenang dan berganti dengan stabil.

Kamis, 30 Mei 2013

Umur Beresiko Pelihara Ikan Gurame

Memelihara gurame dari telur memang mengasyikan. Apalagi jika melihat peningkatan harganya yang menggiurkan. Coba bayangkan dari nilai hanya 50 perak kalau dewasa bisa berharga 20.000,- kan peningkatan nilainya luar biasa. Tetapi resiko pemeliharaanya sepanjang masa, hanya ada masa masa yang berat dan masa masa yang tidak terlalu beresiko.

Jika kita memilih memelihara dari telur resiko yang paling berat dialami petani adalah dari usia 4 hari sesudah menetas sampai usia 2 bulan. Pada masa masa tersebut, anak gurame sangat bergantung pada kondisi air dan pada makanan. Air yang kotor bisa mendatangkan penyakit, bisa dari bakteri dan virus atau bisa dari kekurangan oksigen di dalam air. Air yang tergenang pada suatu saat akan kekurangan oksigen, atau terlalu kotor kondisinya sehingga membuat anak ikan tidak kuat bertahan. Penyakit bisa datang dari makanannya, cacing sutra diambil dari lumpur di kali yang tentu saja bisa membawa bibit penyakit karena memang lumpur itu sendiri merupakan kotoran.

Sesudah usia dua bulan resiko kematian agak berkurang sampai anak gurame kuat pada perubahan kondisi air, walaupun kesehatan gurame akan semakin baik jika airnya dibersihkan. Pembersihan bisa dengan disaring atau menggunakan pompa aquarium dan airnya disaring untuk dipakai lagi. Secara umum pada usia dua bulan ukuran gurame sudah sama dengan ukuran kuku jari dan gurame sudah mulai kuat memakan pelet, walaupun peletnya perlu dilembutkan supaya bisa masuk ke dalam mulut gurame.

Sabtu, 25 Mei 2013

Usia VS Pencapaian Ukuran Gurame

Setelah 1 bulan ini menggeluti budidaya gurame, ternyata ukuran gurame yang dicapai lebih cepat dari keterangan yang ada di blog orang seperti pada tulisanku sebelumnya yang merupakan sunting dari blog orang.

Memelihara gurame dari telur bisa mencapai ukuran butir padi pada usia 2 minggu, dan ukuran biji oyong pada umur 3 minggu, dan pada usia 1 bulan sudah bisa mencapai ukuran kwaci. Ini baru betul memelihara gurame yang subur dan sehat. Kalau ukuran gurame tidak bisa mencapai apa yang aku sebutkan tadi berarti kolam anda tidak subur, atau makanan tidak cukup atau makanan tidak disukai gurame.

Komposisi makanan, ruangan, kualitas lingkungan air benar benar menentukan keberhasilan dan kecepatan pembesaran gurame. Menurut blog orang untuk mencapai ukuran bungkus rokok atau 3 jari, orang bilang memerlukan waktu 5 bulan, tapi saya punya gurame 8 ekor memelihara dari ukuran kuku umur 1,5 bulan dalam waktu 3 bulan sudah mencapai ukuran 3 jari atau bungkus rokok. Ini berarti jauh lebih cepat dari perkiraan. Mungkin karena memeliharanya tidak banyak hanya 6 ekor dicampur dengan ikan mas 5 ekor. Bahkan kecepatan pembesaran gurame ini melebihi kecepatan pembesaran ikan mas di kolamku. Saya juga heran mengapa perkembangan ikan mas jadi lambat padahal waktu dicampu sudah lebih besar dari ukuran gurame.

Kamis, 09 Mei 2013

Budidaya Gurame Menggunakan Terpal

Budidaya ikan segala macam sekarang sudah menggunakan peralatan yang praktis, tidak harus membuat kolam ikan dengan semen yang bisa makan biaya mahal. Belum tentu berhasil tetapi pengeluaran sudah harus keluar besar. Budidaya ikan menggunakan kolam terpal sangat cocok bagi mereka yang baru belajar membudidayakan ikan juga yang sudah pengalaman. Karena biaya awalnya tidak terlalu besar.

Untuk budidaya ikan gurame mulai dari telur, bisa menggunakan kolam terpal sesudah benih gurame berumur 1 bulan, karena sudah tahan terhadap perubahan suhu yang drastis maupun pengaruh air hujan. Contoh bentuk kolamnya seperti dibawah ini:

 
Model kolam terpal diatas hanya kuat sampai pembesaran benih saja, karena kolam tidak bisa diisi lebih banyak air lagi. Untuk budidaya ikan gurame dengan tujuan pembesaran sebaiknya membangun kolam terpalnya seperti pada gambar dibawah ini, karena kolam bisa diisi sampai ketinggian 1 meter dan gak jebol serta tahan lam. Jangan mengambil resiko pada waktu ikan sudah besar tapi kolam pecah dan uang hilang karena gurame terbawa arus.


Budidaya Ikan Gurame dari Telor

Kalau beli bibit sih bisa aja tapi kalau dalam jumlah besar tentunya jadi lumayan modalnya, jadi ini cara bagaimana kalau memeliharanya dari telor sehingga harganya lebih murah. Memelihara gurame dari telor memang suatu hal yang kadang membingunkan. Perlakuan yang tidak cocok dengan kondisi ikan akan menyebabkan kematian larva gurame. Kondisi disini yang perlu diperhatikan antara lain, misal seperti berikut.
  • Umur 0 - 1 minggu, sangat dipengaruhi oleh kondisi air yaitu ph air, dan suhu air. Jika terlalu dingin larva gurame dipastikan akan mati, walaupun larva gurame sebetulnya belum makan. Temperatur yang cocok antara 25 - 30 derajat celcius, ph air 6 - 8.
  • Umur 1minggu - 1 bulan masih dipengaruhi oleh suhu udara dan pH selain itu juga kepadatan kolam bisa menyebabkan kematian. Kira kira umur 10 hari larva gurame sudah bisa melihat dan mulai memakan plankton, dan makanan tambahan lainnya walaupun sangat sedikit. Jika tempatnya terlalu kecil sebaiknya dilakukan penjarangan. Per 1 meter kubik air bisa memuat 2000 ekor anak ikan. Pada umur > 1 bulan gurame mulai bisa memakan makanan buatan seperti pelet.
  • Setelah umur 1 bulan dilakukan penjarangan lagi. Sampai umur 5 bulan per meter kubik air bisa memuat 500 anak gurame.
Jadi yang penting bagaimana membuat kondisi lingkungan air bisa seperti di alam bebas walaupun kita budidayakan di akuarium atau di tempat khusus yang lain.

Antara usia dan besar gurame bervariasi, tapi kira kira seperti dibawah ini:

Ukuran larva
Spesifikasi dan umur : benih yang baru menetas, umur 1 - 12 hari panjang dan bobot : 0,5 - 1 cm

Ukuran Biji oyong
Spesifikasi dan umur : benih gurami sebesar biji oyong atau gabah umur 12 - 30 hari panjang dan bobot : 1 - 2,5 cm dan 0,5 - 2,5 gram

Ukuran Daun Kelor
Spesifikasi dan umur : benih gurami sebesar daun kelor atau kuku jari, umur 1 - 2 bulan panjang dan bobot : 2,5 - 4 cm dan 2,5 - 5 gram

Ukuran Silet
Spesifikasi dan umur : benih gurami seukuran pisau silet atau jari tangan orang dewasa, umur 3 bulan panjang dan bobot : 4 - 6 cm dan 5 - 10 gram

Ukuran Korek Gas 
Spesifikasi dan umur : gurami muda seukuran kotak korek gas, umur 4 bulan panjang dan bobot : 12 - 15 cm dan 50 gram

Ukuran bungkus rokok
Spesifikasi dan umur : gurami muda seukuran bungkus rokok atau kaset, umur 5 bulan panjang dan bobot : 5 - 7 ekor/kg

Ukuran Tampelan (garpit)
Spesifikasi dan umur : gurami menjelang dewasa seukuran telapak tangan, umur 8 bulan panjang dan bobot : 500 g/ekor (2 ekor/kg)

Ukuran Konsumsi umum (restoran, supermarket, pasar tradisional)
Spesifikasi dan umur : gurami hasil pembesaran berumur sekitar 12 bulan panjang dan bobot : lebih besar 1 kg/ekor

Ukuran Konsumsi khusus (pesta, Hari raya)
Spesifikasi dan umur : gurami hasil pembesaran berumur 2 tahun ke atas panjang dan bobot : lebih besar 2 kg/ekor

Grahito Trans Indonesia: Butuh Sewa Los Bak

Sabtu, 04 Mei 2013

Budidaya Ikan Gurame, Purwakarta - Cikampek - Subang

Ikan Gurame sudah diketahui sebagai ikan yang lezat rasanya dan juga mahal. Karena selain termasuk agak sulit memeliharanya juga lama besarnya. Untuk daerah Purwakarta - Cikampek - Subang, sudah tidak dipungkiri lagi kalau banyak yang membudidayakan ikan, tetapi kebanyakan ikan lele, mas dan ikan Nila. Sedangkan ikan gurame masih sangat sedikit. Juga kapasitasnya masih sangat kecil. Kalau ikan mas, nila maupun lele sudah sangat banyak dan kapasitas besar. Mungkin karena waktu peliharanya yang pendek dan cepat panen, sehingga cepat diharapkan hasilnya, tidak seperti ikan gurame yang rata rata membutuhkan waktu 1 tahun baru bisa panen.

Dari DATA KELOMPOK PENANGKAR PESERTA PROYEK PEMBERDAYAAN PENANGKAR BENIH/BIBIT PERTANIAN UNTUK PROMOSI PEMASARAN BENIH - SUB SEKTOR PERIKANAN.

Daerah purwakarta - cikampek - subang bahkan belum tercantum, padahal yang mengkonsumsi lumayan besar dan banyak karena banyak restoran di daerah Purwakarta - Cikampek - Subang menyediakan masakan ikan Gurame.