Tampilkan postingan dengan label Menu Masakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menu Masakan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Agustus 2015

Agar Daging Puyuh Goreng Empuk

Banyak orang yang bisa masak daging tetapi dagingnya alot dan rasanya gak gurih. Berbeda treatment pada menu sebelumnya Burung Puyuh Kremes, karena menggunakan burung puyuh yang masih muda. Burung puyuh goreng itu bisa berasal dari burung puyuh muda jantan, atau dari burung puyuh betina sortiran. Nah kalau yang sortiran ini umurnya sudah tua jadi cara memasaknyapun berbeda, karena bisa bisa dagingnya menjadi alot. Untuk bisa membuat daging puyuh menjadi empuk kira kira begini.

Berikut tips trik mengolah daging puyuh agar empuk:
  1. Bersihkan burung puyuh, buang jerohan, jika diperlukan buang bagian yang tidak diperlukan misal kepala dan cekernya, cuci dengan air daun pepaya . Setelah selesai proses pencucian, lumuri daging puyuh dgn air jeruk nipis atau jeruk lemon, air asam bisa juga menggunakan cuka, kemudian diamkan selama 30 menit.
  2. Sebelum diolah, rebus daging puyuh tadi minimal selama 1 jam bersama serai, daun salam, daun jeruk, jahe, dan lengkuas. Bumbu ini berguna agar aroma amis hilang.
  3. Atau agar tekstur daging puyuh menjadi lebih empuk, ungkep daging puyuh bersama bumbu-bumbu tadi selama 2 jam, tapi jangan terlalu lama bisa bisa daging puyuh menjadi hancur.
  4. Setelah melalui proses pengolahan daging puyuh agar tidak amis dan empuk diatas, kini daging puyuh sudah siap untuk dimasak/goreng. Supaya daging puyuh lebih gurih dan renyah, daging puyuh yang sudah matang tadi didiamkan semalaman. Setelah itu goreng puyuh dalam minyak yang panas, banyak, dan bersih. Jangan terlalu lama menggoreng daging puyuh, karena akan membuat daging puyuh menjadi lebih keras, cukup goreng puyuh sampai kering dan garing bagian luarnya.Karena pada dasarnya daging puyuh sudah matang karena proses perebusan/ungkep.

Senin, 10 Agustus 2015

Menu Burung Puyuh Kremes

Kalau bahasa inggrisnya burung puyuh itu Quail dan kalau bahasa prancisnya Caille. Dari kedua bahasa tersebut jelas ada menu makanan yang bahan dasarnya burung puyuh. Jadi selain kita juga belajar bagaimana memelihara burung puyuh dan bagaimana mengolah kotoran burung puyuh. Kita juga belajar memasak burungnya karena sekali kali kita perlu juga memotong sendiri buat dimakan keluarga.

Burung puyuh sebelumnya diungkep dahulu dengan berbagai rempah supaya ga ada bau amis.
Setelah dicuci bersih dan diberi perasan air jeruk nipis, burung diungkep dengan bumbu kuning ditambah jahe, laos, daun jeruk, daun salam dan sereh...biar wangi rempah. Setelah itu burung digoreng ditambah kremesan memanfaatkan air sisa ngungkep. Untuk kremesannya bener2 asal praktek yg berhasil, kalo sebelum2nya bikin kremesan hasilnya agak keras kaya peyek yg kali ini lebih rapuh. Padahal dah putus asa duluan krn ga punya tepung beras buat bikin kremesan, jadi kremesan kali ini menggunakan segala tepung yg ada di rumah (terigu, maizena, dan tapioka). Kunci bikin kremesan yg rapuh adalah penambahan telur dalam adonannya. Dan jika memanfaatkan air sisa rebusan/ungkep jangan lupa disaring dulu biar tidak ada gumpalan sisa2 rempah ato lemak dr ayam. Untuk pelengkap burung puyuh goreng ini ditemani sambal bajak enak juga kalo pake sambal tomat ato sambal terasi...disesuaikan selera aja.

Bahan:
1. 4 ekor burung puyuh, bersihkan beri air jeruk nipis diamkan 10 menit kemudian cuci bersih.
2. 1 batang sereh, geprek
3. 1 lembar daun salam
4. 3 lembar daun jeruk
5. Minyak untuk menggoreng
6. Air untuk mengungkep

Bumbu halus:
1. 1 cm jahe
2. 1 cm laos
3. 1 cm kunyit
4. 3 siung bawang putih
5. ½ sdt ketumbar
6. 2 butir kemiri
7. Garam

Bahan kremes:
1. 1 butir telur
2. 300 ml air sisa ungkep (jangan lupa disaring)
3. 2 sdm terigu
4. 2 sdm maizena
5. 2 sdm tapioca
6. Garam

Cara membuat:
  1. Ungkep burung bersama bumbu halus, tambahkan sereh, daun salam, dan daun jeruk. Ungkep hingga air menyusut ato burung telah matang (biar cepet bisa dengan presto 20 menit). Tiriskan lalu dinginkan.
  2. Panaskan minyak banyak, goreng burung yg telah diungkep hingga kuning kecoklatan ato sesuaikan selera tingkat kekeringannya (kalau terlalu kering cenderung lebih keras). Angkat lalu tiriskan.
  3. Kocok telur bersama air sisa rebusan, tambahkan sedikit garam. Campur bersama terigu, maizena dan tapioca. Aduk rata semuanya hingga benar2 encer dan halus (tdk ada yg grindil). Panaskan minyak banyak dengan api sedang, tuangkan 1 sendok sayur adonan ke dalam minyak, tunggu sampai kuning keemasan lalu angkat. Adonan lebih encer dari adonan peyek, ketika dituang ke minyak akan timbul bunyi berisik seperti hujan. Jangan lupa untuk meniriskan kremesan di atas kertas tisu, biar minyaknya berkurang.